Rumah untuk Menyimpan Genset

Demi keamanan dan kenyamanan lingkungan sebaiknya genset dibuatkan khusus sebuah rumah kecil untuk penyimpanan genset agar tidak menimbulkan suara kebisingan yang menganggu di rumah anda.

Penggunaan genset ternyata di atur dalam perundang – undangan negara, bial kita ingin memasang genset di rumah maka hal pertama yang harus anda patuhi dan anda ketahui terlebih dahulu adalah peraturan UUD 1945.

enggunaan mesin generator set (genset) ternyata tidak bisa sembarangan. Ada undang-undang (UU) yang mengaturnya yakni UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

Di dalam UU itu diatur, setiap penggunaan genset berkapasitas di atas 200 KVA harus mendapat izin dari dinas yang membidangi energi dan sumber daya mineral (ESDM) berupa Surat Laik Operasi (SLO) dan Izin Operasi (IO).

Ketua DPK Apindo Deliserdang HM Yunan Sirhan mengemukakan itu melalui pesan elektronik, Senin (2/4). Dia berharap, dengan adanya regulasi itu hendaknya dunia industri di Kabupaten Deliserdang tidak sembarangan memakai mesin genset sebagai penyuplai tenaga listrik.

jadi sebaiknya anda pastikan tidak melanggar aturan perundang – undangan yang telah di tetapkan. Dan demi keselamatan sebaiknya anda baca lebih banyak tentang rumah genset itu seperti apa. Banyak situs website yang memebrikan tips terbaik untuk penempanan genset di rumah anda atau ruangan yang seperti apa yang boleh anda menaruh mesin genset tersebut.

Selama waktu perancangan gedung, ukuran kebutuhan ruang untuk pembangkit tenaga listrik (genset) atau rumah genset dan area lalu-lintasnya harus disesuaikan dengan arsitekturnya. Ukuran standar untuk ruang genset dengan penggerak mesin diesel.

Rumah genset sedapat mungkin disesuaikan atau diserasikan dengan kondisi lingkungan (tempat-tempat industrial, perumahan umum, dan sebagainya), jika dimungkinkan perlu dihindari atau ditekan tingkat kebisingan yang dibangkitkannya, jika diperlukan disediakan peredam suara. Selain ukuran ruang genset, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perancangan gedung yang berhubungan dengan ruang genset ialah pondasi, peredam getaran, rugi-rugi yang diakibatkan oleh panas, alat pembuangan gas buang, alat peredam pembuangan gas buang, dan sebagainya.

a. Pondasi
Pondasi harus dirancang sesuai dengan tanah dimana pondasi tersebut diba!ngun, dan harus tidak kontak dengan bangunan inti (dinding), agar penjalaran getaran dapat dihindari.

b. Peredam getaran meredam getaran ini digunakan agar penyebaran suara dan penjalaran getaran ke bangunan dapat diperkecil.
c. Rugi-rugi yang diakibaatkan oleh panas
Rugi-rugi pembangkitan nilainya antara 5 % – 25 % terhadap kapasitas dayanya dan ini didisipasi dalam bentuk panas yang disalurkan ke dalam ruangan. Untuk maksud ini, persyaratan fentilasi harus cukup. Selain fentilasi ruangan, untuk mengurangi rugi-rugi ini bila perlu dipasang peralatan pendingin, yaitu radiator. jika radiator dipasang di bagian muka genset, maka rugi-rugi tersebut akan didisipasi oleh kipas.

d. Alat pembuangan gas buang
Normalnya alat pembuangan gas buang (exhaust gases) yang digunakan adalah pipa baja, dan ekspansi termalnya juga telah dipertimbangkan, jika genset dipasang padaperedam getaran, maka pipa pembuangan ini harus dihubungkan dengan sambungan luwes (flexible joint).

e. Alat peredam pembuangan gas buang
Kebisingan (nois) dapat diredam secara efektif oleh alat peredam pembuangan gas buang (exhaust silencer). Ukuran lubang exhaust silencer ini, untuk standar industri sebagai petunjuk pendekatan, volumenya adalah (satu) m3 untuk setiap “50 kVA dayanominal generator.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*